Takbir Hari Raya

Bacaan Takbir Hari Raya

أَللهُ أَكْبَر ، اَللهُ أَكْبَر ، لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ ، واَللهُ أكْبَر ، اَللهُ أَكْبَر ولِلهِ الْحَمْدُ

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tiada Tuhan yang berhak diibadahi kecuali hanya Allah semata, dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dan segala puji hanya bagi Allah. (Riwayat Imam Ibnu Abu Syaibah di dalam Mushannaf, hadis no: 5649; Mauquf pada Sahabat Abdullah bin Mas’ud رضي الله عنه)

Atau

اللهُ أَكْبَرُ, اللهُ أَكْبَرُ, اللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ, اللهُ أَكْبَرُ وَ أَخَلُّ, اللهُ أَكْبَرُ عَلَى مَا هَدَانَا

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar segala puji hanya bagi Allah, Allah Maha Besar lagi Maha Mulia, Allah Maha Besar di atas petunjuk yang telah diberikan kepada kita.(Riwayat Imam al-Baihaqi di dalam Sunan al-Kubra (III/315), Mauquf pada Sahabat Ibnu Abbas رضي الله عنهما)

Atau

اللهُ أَكْبَرُ, اللهُ أَكْبَرُ, اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. (Riwayat Imam al-Baihaqi di dalam Sunan al-Kubra (III/316), Mauquf pada Sahabat Salman Al-Farisi رضي الله عنه)

Keterangan:

  1. Takbir ini dibaca pada kedua hari raya
  2. Syaikul Islam Ibnu Taimiyyah berkata:Takbir pada hari `Ied al-Fithri dimulai ketika terlihatnya hilal (anak bulan)
  3. Rasulullah keluar pada hari Idul fithri, maka beliau bertakbir hingga tiba di mushalla (tanah lapang), dan hingga ditunaikannya shalat. Apabila beliau telah menunaikan shalat, beliau menghentikan takbir”. (HR. Ibnu Abi Syaibah dalam al-Musannaf 2/165. Lihat: Silsilah al-Ahadis as-Sahihah 170)
  4. Takbir Idhul Adha dimulai sejak terbit fajar pada hari Arafah. Berakhir pada hari Tasyriq setelah sholat Asar
  5. Takbir dilakukan dengan suara keras namun tidak bersama-sama dengan satu komando.

Referensi:
Ahkaamu Al Iidaini Fii Al Sunnah Al Muthahharah, edisi Indonesia Hari Raya Bersama Rasulullah, oleh Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid Al-Halabi Al-Atsari, Terbitan Pustaka Al-Haura’, melalui perantara SalafiDB 4.0
Sunnah Dalam Berhari Raya di http://fiqh-sunnah.blogspot.com/

Al Hafidh Ibnu Hajar:[3] “Dalam “Al Mahamiliyat” dengan isnad yang hasan dari Jubair bin Nufair, ia berkata:

كَانَ أَصْحَابُ رَسُولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم إِذَا الْتَقُوْا يَوْمَ الْعِيْدِ يَقُوْلُ بَعْضَهُمْ لِبَعْضٍ:تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكَ

Para sahabat Nabi صلی الله عليه وسلم bila bertemu pada hari raya, maka berkata sebagian mereka kepada yang lainnya :

About these ads

Komentar ditutup.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.083 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: