Doa Iftitah

Doa-doa berikut sambungan doa-doa iftitah sebelumnya


وَ الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيْهِ

“Segala puji bagi Allah dengan pujian yang sangat banyak, baik dan penuh berkah.” [1]

اَللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرَائِيْلَ وَمِيْكَائِيْلَ وَإِسْرَافِيْلَ، فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، عَالِـمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ، أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيْمَا كَانُوْا فِيْهِ يَـخْتَلِفُوْنَ. اِهْدِنِيْ لِمَا اخْتَلَفَ فِيْهِ مِنَ الْـحَقِّ بِإِذْنِكَ، إِنَّكَ تَهْدِيْ مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ

“Ya Allah, Tuhan Malaikat Jibril, Mikail dan Israfil. Tuhan Pencipta segenap langit dan bumi. Tuhan yang mengetahui semua yang ghaib dan nyata. Engkau yang akan menghakimi para hamba-Mu mengenai apa yang mereka perselisihkan. Dengan izin-Mu berilah aku petunjuk memilih kebenaran dari apa yang mereka perselisihkan. Sesungguhnya Engkaulah yang memberi petunjuk siapa yang Engkau kehendaki ke jalan yang lurus”. [2]

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ ذُو الْمَلَكُوتِ وَالْجَبَرُوتِ وَالْكِبْرِيَاءِ وَالْعَظَمَةِ

“Allah Mahabesar (3 kali), Tuhan pemilik seluruh kekuasaan, pemilik segala keperkasaan, pemilik semua kebesaran dan pemilik semua keagungan” [3]

اللهُ أَكْبَرُ (10×) الْحَمْدُ لِلَّهِ (10×) سُبْحَانَ اللهِ (10×) لَا إِلَهَ إِلَّا (10×) اللهُ أَسْتَغْفِرُ اللهَ (10×) اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَعَافِنِيْ (10×) اَللَّهُمَّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الضِّيْقِ يَوْمَ الْـحِسَابِ (10×) (1

“Allah Mahabesar (10 kali), Segala puji milik Allah (10 kali), Mahasuci Allah (10 kali), tidak ada tuhan selain Allah (10 kali), aku memohon ampun kepada Allah (10 kali). Ya Allah ampunilah aku, berilah aku petunjuk, berilah aku rizki dan berilah aku keselamatan (10 kali). Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dan penderitaan pada hari menghadapi perhitungan amal di akhirat (10 kali)” [4]

Keterangan:[5]

  1. Terdapat beberapa doa iftitah lain yang shahih dari Rasulullah صلي الله عليه وسلم yang disebutkan Syaikh al-Albani dalam bukunya Sifat Shalat Nabi صلي الله عليه وسلم
  2. Beragamnya sifat bacaan  iftitah dan doa lainnya dalam shalat maka sebaiknya kadang dibaca yang ini dan dilain waktu baca yang itu [baca disini]

[1] HR. Muslim dan Abu ‘Awanah
[2]
HR. Muslim dan Abu ‘Awanah
[3]
HR. Thayalasi dan Abu Dawud dengan sanad shahih
[4]
HR. Ahmad, Ibnu Syaibah, Abu Dawud dan Thabrani dalam al-Ausath dengan sanad shahih dan sebagiannya hasan
[5]
Ibnu Majjah (doandzikir.wordpress.com)

Sumber:
Sifat Shalat Nabi صلي الله عليه وسلم  Ed. Revisi oleh Syaikh al-Albani, Terbitan Media Hidayah Thn 2000

Bacaan Terkait:
1. Pelajaran Lengkap Tentang Sholat
2. Sifat Shalat Nabi صلي الله عليه وسلم Bergambar oleh Syaikh ibn Jibrin
3. Sifat Shalat Nabi صلي الله عليه وسلم oleh Syaikh bin Baz

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.081 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: