Syarah Doa Setelah Menguburkan Mayit

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ اَللَّهُمَّ ثَبِّتْهُ

” Ya Allah, ampunilah dia dan teguhkanlah dia.”[1]

Shahabat yang meriwayatkan hadits ini adalah Utsman bin Affan Radhiyallahu Anhu.

Seutuhnya   hadits   ini   adalah   ucapannya   Utsman Radhiyallahu Anhu,

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا فَرَغَ مِنْ دَفْنِ الْمَيِّتِ وَقَفَ عَلَيْهِ، فَقَالَ اِسْتَغْفِرُوا لِأَخِيكُمْ، وَاسْلُوا لَهُ بِالتَّثْبِيتَ، فَإِنَّهُ الْآنَ يُسْأَلُ

“Jika Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam usai menguburkan mayit berdiri di atasnya lalu bersabda, ‘Mintakan ampun untuk saudara kalian, mintakan keteguhan untuknya, sesungguhnya saat ini dia ditanyai.'”

Ungkapan وَقَفَ عَلَيْهِ ‘berdiri di atasnya‘, dengan kata lain, di dekat kubur mayit.

Ungkapan التَّثْبِيتَ ‘keteguhan‘, dengan kata lain, agar Allah meneguhkan dia dalam menjawab ketika ditanya dalam kubur: Siapa Rabbmu? Apa agamamu? Siapa Nabimu?[]

Disalin dari Syarah Do’a & Dzikir Hishnul Muslim oleh Madji bin Abdul Wahhab Ahmad dengan Korektor Syaikh Dr. Sa’id bin Ali Wahf al-Qathtani, hal. 412-413.  Terbitan Darul Falah, Jakarta.


[1] Abu Dawud, (3/315), no. 3221; dan Al-Hakim menyahihkannya yang disepakati Adz-Dzahabi, (1/370).

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.080 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: