Doa Ketika Wukuf di Arafah

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

“Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, Tiada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan pujian. Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu”

Keterangan:
Waktu wukuf menghadap kiblat, membaca Talbiyah, Tahlil [seperti diatas] dan memperbanyak doa terutama agar terbebas dari siksa neraka
Referensi:
Panduan Manasik Haji dan Umrah, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani رحمه الله. Terbitan At-Tibyan-Solo

Doa Keluar Masjid

بِسْمِ اللهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ، اَللَّهُمَّ اعْصِمْنِيْ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

“Dengan nama Allah, semoga sha-lawat dan salam terlimpahkan kepada Rasulullah. Ya Allah, sesungguhnya aku minta kepadaMu dari karuniaMu. Ya Allah, peliharalah aku dari godaan setan yang terkutuk”

Keterangan:
Hadits Shahih dan Kalimat terakhir tambahan pada Riwayat Ibnu Majjah. Bacaan ini dibaca keluar Masjid Haram dan Masjid umumnya
Referensi:
Hisnul Muslim, Syaikh Said bin Ali al-Qahthani

Doa Ketika Sa’i

إِنَّ رَبِّ اغْفِرْ وارْحَمْ ، إنَّكَ أنْتَ الأَعَزُّ الأكْرَمُ

“Ya Rabb, Ampunilah dan rahmatilah aku, sesungguhnya Engkau Maha Perkasa lagi Maha Mulia”

Keterangan:
Bacaan ini diriwayatkan secara shahih dari amalan Ibnu Mas’ud رضي الله عنه, Ibnu Umar رضي الله عنهما dan Kalangan Sahabat lainnya
Referensi:

  1. Panduan Manasik Haji dan Umrah, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani رحمه الله. Terbitan At-Tibyan-Solo
  2. Haji Mabrur, Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu

Doa Ketika di Shafa dan Marwa

  1. Bertakbir 3x
  2. الله أكبر ، الله أكبر ، الله أكبر

  3. Membaca Do’a
  4. لاَإِلَهَ إِ لاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ وَ لَهُ الْحَمْدُ، يُحْيِى وَيُمِيْتُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَديْرٌ، لاَإِلَهَ إِ لاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، أَنْجَزَ وَعْدَهُ، وَنَضَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ اْلأَحْزَابَ وَحْدَهُ

    “Tiada Ilah selain Allah dan tiada sekutu baginya, baginya segenap kerajaan dan segala pujian, Dia yang menghidupkan dan yang mematikan dan Dia maha mampu atas segala sesuatu, tiada Ilah selain Allah semata dan tidak ada sekutu baginya, Dia memenuhi janji-Nya, Dia membela Hamba-Nya dan Ia kalahkan sendiri musuh-musuh-Nya” [dibaca 3x]

  5. Dan disela-sela itu berdoa
Referensi:
Panduan Manasik Haji dan Umrah, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani رحمه الله. Terbitan At-Tibyan-Solo

Doa Ketika Menuju Bukit Shafa

إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِن شَعَآئِرِ اللّهِ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أَوِ اعْتَمَرَ فَلاَ جُنَاحَ عَلَيْهِ أَن يَطَّوَّفَ بِهِمَا وَمَن تَطَوَّعَ خَيْراً فَإِنَّ اللّهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ

“Sesungguhnya Shafaa dan Marwa adalah sebahagian dari syi’ar Allah. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber-’umrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya. Dan barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui” [QS:Al-Baqarah: 125]

Kemudian Membaca

أَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللهُ بِهِ

“Aku memulai dengan apa yang Allah memulai darinya”

Keterangan:
Doa ini dibaca setelah selesai Shalat dua rakaat dibelakang Maqam Ibrahim ketika menuju Bukit Shafa
Referensi:
Panduan Manasik Haji dan Umrah, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani رحمه الله. Terbitan At-Tibyan-Solo

Surat yang dibaca Ketika Shalat di Belakang Maqam Ibrahim

Setelah membaca Al-Fatihah, pada rakaat pertama membaca surat الكافرون dan rakaat kedua membaca surat الإخلاص

Referensi:
Panduan Manasik Haji dan Umrah, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani رحمه الله. Terbitan At-Tibyan-Solo

Doa Ketika Menuju Maqam Ibrahim

وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى

“Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat Shalat” [QS:Al-Baqarah: 125]

Keterangan:
Doa ini dilakukan setelah selesai Thawaf ketika menuju Maqam Ibrahim
Referensi:
Panduan Manasik Haji dan Umrah, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani رحمه الله. Terbitan At-Tibyan-Solo

Doa Ketika Thawaf

Tidak ada doa khusus dalam thawaf [kecuali doa antara rukun yamani dan rukun hajar aswad]. Namun dibolehkan membaca Al-Qur’an atau Berdzikir sesuka hatinya

Referensi:
Panduan Manasik Haji dan Umrah, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani رحمه الله. Terbitan At-Tibyan-Solo

Doa antara Rukun Yamani dan rukun Hajar Aswad

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Wahai Tuhan kami! Berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan jauhkan kami dari siksaan api Neraka”

Referensi:
Panduan Manasik Haji dan Umrah, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani رحمه الله. Terbitan At-Tibyan-Solo

Ucapan Memulai Thawaf

بسم الله والله أكبر

“Dengan Nama Allah dan Allah Maha Besar”

Keterangan:
Doa ini dibaca ketika di ‘rukun’ Hajar Aswad, setelahnya kalau memungkinkan mengecup Hajar Aswad, Kalau tidak memungkinkan menciumnya di sentuh dengan tangan dan tangan yang menyentuhnya dicium; bila hal ini juga tidak memungkinkan cukup mengisyaratkan dengan tangan kepadanya. Hal ini dilakukan pada setiap putaran
Referensi:
Panduan Manasik Haji dan Umrah, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani رحمه الله. Terbitan At-Tibyan-Solo
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.022 pengikut lainnya.