Doa agar Tergolong Orang-orang Beriman

رَبِّ هَبْ لِي حُكْماً وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ. وَاجْعَل لِّي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآخِرِينَ. وَاجْعَلْنِي مِن وَرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيمِ. وَلَا تُخْزِنِي يَوْمَ يُبْعَثُونَ

“Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh, dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh keni’matan. dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan.” (QS. Asy-Su’araa’[26]: 83-85 dan 87)

رَبَّنَا آمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ

“”Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Qur’an dan kenabian Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam.)” (QS. al-Almaa-idah[5]: 83)

Bertawakkal Kepada Allah

حَسْبِيَ اللّهُ لا إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ

“Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Ilah yang berhak diibadati selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Rabb yang memiliki ‘Arsy yang agung” (QS. at-Taubah[9}: 129)

رَّبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

"Ya Tuhan kami hanya kepada Engkaulah kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali." (QS. Mumtahanah[60]: 4)

Doa Agar Dijadikan Hamba yang Bersyukur

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحاً تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ

“Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri ni’mat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai. dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh” (QS. An-Naml[27]: 19)

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحاً تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

“Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri ni’mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai. berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri” (QS. al-Ahqaaf[46]: 15)

Berlindung dari Api Neraka

رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَاماً. إِنَّهَا سَاءتْ مُسْتَقَرّاً وَمُقَاماً

“Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal. Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.” (QS. al-Furqon[25]: 65-66)

Doa Agar Diberi Ilmu yang Bermanfaat

اَللَّهُمَّ انْفَعْنِي بِـمَا عَلَّمْتَنِي وَعَلِّمْنِي مَا يَنْفَعُنِي، وَزِدْنِي عِلْمًا

“Ya Allah, berikanlah manfaat kepadaku atas apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku, dan ajarkanlah kepadaku apa yang bermanfaat bagiku, serta tambahkanlah ilmu kepadaku.”

HR. At-Tirmidzi no. 3599, Ibnu Majah no. 251 dan 3833, Shahiih at-Tirmidzi III/185 no. 2845, Shahiih Ibni Majah 1/47 no. 203 dari Sahabat Abu Hurairah رضي الله عنه.

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik, dan amal yang diterima.”

HR. Ibnu Majah no. 925, lihat juga Shahiih Ibni Majah 1/152 no. 753

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَأَعُوْذُبِكَ مِنْ عِلْمًا لاَ يَنْفَعُ

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, dan aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat.”

HR. Ibnu Majah no. 3843 dari Jabir رضي الله عنه. Lihat juga Shahiih Sunan Ibni Majah 11/327 no. 3100 dan lafazhnya:

سَلُوا اللهَ عِلْمًا نَافِعًا، وَتَعَوَّ ذُوْا بِاللهِ مِنْ عِلْمًا لاَ يَنْفَعُ

“Mohonlah kepada Allah ilmu yang bermanfaat dan berlindunglah kepada Allah dari ilmu yang tidak bermanfaat.”

Dikutip dari: Kumpulan Do’a dari al-Qur’an dan as-Sunnah yang Shahih, oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas خفظه الله

Doa Agar Diberi Kepahaman Dalam Agama

اَللَّهُمَّ فَقِّهْنِيْ فِيْ الدِّيْنِ

“Ya Allah, berikanlah pemahaman kepadaku dalam diin (agama Islam).”

HR. Al-Bukhari /Fat-hul Baari 1/244 no. 143 dan Muslim IV/1927 no. 2477 mengenai do’a Nabi صلى الله عليه وسلم bagi Ibnu ‘Abbas رضي الله عنهما.
Dikutip dari: Kumpulan Do’a dari al-Qur’an dan as-Sunnah yang Shahih, oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas خفظه الله

Doa Berlindung dari Kesesatan

اَللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِعِزَّتِكَ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَنْ تُضِلَّنِي، أَنْتَ الْحَيُّ الَّذِي لَا يـَمُوتُ وَالْـجِنُّ وَالْإِنْسُ يـَمُوتُونَ

“Ya Allah, kepada-Mu-lah aku berserah diri, dan kepada-Mu-lah aku beriman, kepada-Mu-lah aku bertawakkal, kepada-Mu pula aku kembali (bertaubat) dan dengan (Nama)-Mu aku membela. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dengan keperkasaan-Mu, tidak ada ilah yang berhak untuk diibadahi dengan benar melainkan Engkau, agar Engkau tidak menyesatkan diriku. Engkaulah yang Mahahidup yang tidak akan pernah mati, sedangkan jin dan manusia semuanya akan mati.”

HR. Al-Bukhari no. 7383 dan Muslim no. 2717 dari Ibnu ‘Abbas, Lafazh ini adalah lafazh Muslim.
Disalin dari: Kumpulan Do’a dari al-Qur’an dan as-Sunnah yang Shahih, oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas خفظه الله

Doa Masuk Kamar Kecil

BERLINDUNG DARI SETAN SAAT MASUK KAMAR KECIL
Oleh: Ust. Mukhlis Abu Dzar خفظه الله

Dari Sahabat Anas bin Malik رضي الله عنه berkata: Rosululloh صلى الله عليه وسلم apabila masuk ke kamar kecil beliau mengucapkan:

بِسْمِ اللهِ اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْـخُبُثِ وَالْـخَبَائِثِ

“Dengan nama Alloh. Ya Alloh, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari godaan setan laki-laki dan perempuan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

PENJELASAN KATA-KATA

1. Berkata Imam Nawawi: “Kata (الْـخُبُثِ) bisa dibaca dengan men-sukun huruf ba’ yaitu (الْـخَبَائِثِ).”

2. Berkata Ibnu Hajar al-Asqolani: “Kata (الْـخُبُثِ) adalah bentuk jama’ dari (الْـخَبِيْثُ) artinya setan laki-laki.

Sedangkan kata (الْـخَبَائِثِ) adalah bentuk jama’ dari (خَبِيْثَةٌ) artinya setan perempuan.” (Fathul Bari 1/320)

FAEDAH DO’A: Baca pos ini lebih lanjut

Doa Mohon Petunjuk dan Ketakwaan

اَللَّهُـمَّ إِنِّيْ أَسْـأَلُكَ الْــهُــــدَى، وَالــتَّــقَى، وَالْـعَفَافَ، وَالْـغِنَـى

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon petunjuk, ketakwaan, kesucian (dijauhkan dari hal-hal yang tidak halal/tidak baik), dan kecukupan.”

HR. Muslim no. 2721, at-Tirmidzi no. 3489, Ibnu Majah no. 3832, dan Ahmad I/416, 437. Dari ‘Abdullah bin Mas’ud رضي الله عنه
Disalin dari: Kumpulan Do’a dari al-Qur’an dan as-Sunnah yang Shahih, oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas خفظه الله

Doa Diberikan Rizki, Qana’ah dan Keberkahan

اَللَّهُمَّ قَنِّعْــنِيْ بِـمَا رَزَقْــــتَــنِيْ، وَبَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَاخْلُفْ عَلَى كُـلِّ غَائِـبَةٍ لِيْ بِـخَيْرٍ

“Ya Allah, jadikanlah aku merasa qana’ah (merasa cukup, puas, rela) terhadap apa yang telah Engkau rizkikan kepadaku, dan berikanlah berkah kepadaku di dalamnya dan gantikanlah bagiku semua yang hilang dariku dengan yang lebih baik.”

Qana’ah: Menerima dan ridha serta puas terhadap rizki yang dikaruniakan Allah.
HR. Al-Hakim 1/510 dan dishahihkannya serta disepakati oleh adz-Dzahabi, dari Ibnu ‘Abbas رضي الله عنهما
Disalin dari: Kumpulan Do’a dari al-Qur’an dan as-Sunnah yang Shahih, oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas خفظه الله
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.053 pengikut lainnya.