Abu Hurairah, Pribadi yang Mengagumkan

Pribadi Beliau Mengagumkan[1]

Musuh-musuh Islam selalu mengintai dan mencari kelengahan kaum muslimin, kemudian melemparkan syubhat-syubhat untuk membuat keraguan atas kebenaran Islam. Mereka berusaha mengaburkan sejarah emas generasi sahabat, dengan mencoba mencela dan melecehkannya, khususnya para perawi hadits dari Rosulullaah shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Di antaranya, yaitu perawi yang banyak meriwayatkan hadits Rosulullaah shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Dialah Abu Hurairah. Oleh karenanya, kita perlu mengetahui sejarah kehidupannya, agar kaum muslimin memiliki hujjah, tidak terbawa arus propaganda dan provokasi musuh-musuh Islam.

Nama dan Nasabnya

Namanya pada masa jahiliyah –menurut pendapat yang rojih- adalah Abdu Syams, sebagaimana ditetapkan Imam Bukhari, at-Tirmidzi dan al-Hakim. Adapun setelah masuk Islam, namanya telah dirubah oleh Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Hal ini, dikarenakan tidak boleh memberi nama seseorang dengan nama “hamba fulan” (Abdul Fulan) atau hamba sesuatu. Yang boleh, hanya hamba Allah (Abdullah) semata, sehingga beliau diberi nama Abdullah atau Abdurrahman, namun Abdurrahman-lah yang lebih rojih.

Nama tersebut merupakan salah satu nama dari sekian nama-nama yang dimiliki Abu Hurairah. Menurut Al Hakim, nama itulah yang paling shah. Akan tetapi, Abu Ubaid berkata, bahwa nama beliau adalah Abdullah;dan Ibnu Khuzaimah terbiasa menggunakan nama tersebut.

Baca tulisan ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.022 pengikut lainnya.