Doa dan Amalan Agar Mendapatkan Keturunan

Sungguh buah hati (Anak) adalah idaman setiap pasangan suami isteri, namun kadang kita [pasangan suami istri] belum di karuniai Anak walau sudah lama menikah, berikut doa dan amalan agar kiranya kita mendapatkan keturunan:
1. Memperbanyak Istighfar
Allah عزّوجلّ berfirman:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّاراً. يُرْسِلِ السَّمَاء عَلَيْكُم مِّدْرَاراً. وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَاراً

”Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai. (QS. Nuh/71: 10-12)

Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda:

مَنْ أَكْثَرَ مِنْ الِاسْتِغْفَارِ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

“Barangsiapa memperbanyak istighfar niscaya Allah akan menjadikan jalan keluar pada setiap kesulitan, dan kelapangan untuk setiap kesempitan serta memberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (HR. Ahmad dan Syaikh Ahmad Syakir Berkata: Isnadnya Shahih)

Belum mendapatkan keturunan adalah kegelisahan dan kesulitan yang sukar, dan anak adalah Rezeki yang diharapkan. Maka hendaklah Istighfar menghiasi kehidupan kita sekalian.

2. Berdoa

a. Berdoa kepada Allah عزّوجلّ dengan Hati yang khusyu’, serius, tidak berputus asa, menggabungkan pengharapan dan rasa cemas serta adab doa lainnya, tak kalah pentingnya ialah menghindari segala hal yang merupakan penghalang di ijabah (dikabulkan)-nya doa seperti: Syirik, Bid’ah, Makanan dan pakaian dari harta haram, memutus silaturrahmi, maksiat dan lainnya.
b. Meneladani doa Nabi Zakaria عليه السلام yang akhirnya dikaruniai anak diusia senja dan Istri beliau sebelumnya mandul, yaitu:

رَبِّ هَبْ لِي مِن لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاء

” Ya Rabb-ku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar do’a.” (QS. Ali Imran/3: 38)

رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْداً وَأَنتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ

”Ya Rabb-ku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah waris yang paling baik.” (QS. Al-Anbiya/21: 89)

3. Konsultasi Kepada Pakar
Konsultasi ke ahli kesehatan yang membidangi masalah ini.

4. Tawakkal kepada Allah عزّوجلّ, sesungguhnya Ia mengetahui yang baik bagi kita.

Disarikan dari ”Lima tahun Menikah Belum Dikaruniai Anak” oleh Ustadz Abu Minhal dalam Majalah As-Sunnah [Baituna] No.07/ Thn. XIV / 1431 H. Bagi yang ingin membacanya secara utuh silahkan download disini

About these ads

Komentar ditutup.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.022 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: