Biografi Imam Al-Baihaqi Asy-Syafi'i

Beliau adalah Al-Imam Al-Hafidz Al-Muttaqin Abu Bakar Ahmad bin Al-Husain bin Ali bin Musa Al-Khusrujardi Al-Baihaqi, yang menjadi Imam Kharasan pada masanya, pemilik banyak karangan yang bermutu.

Beliau dilahirkan di Khusrujard pada bulan Sya’ban tahun 384 H. Beliau telah mengambil ilmu dari banyak ulama dari negeri-negeri yang berbeda-beda diantaranya adalah Al-Imam Abul Hasan Muhammad bin Al-Husain Al-Alawy, yang terhitung sebagai guru beliau yang terbesar, Abu Thahir Az-Zayady, Abu Abdullah Al-Hakim pengarang “Al-Mustadrak ala Ash-Shahihain,” Abu Abdur Rahman As-Sulamy, Abu Bakar bin Furak, Abu Ali Ar-Rudzabari di Khurasan, Hilal bin Muhammad Al-Haffar, Ibnu Bisyran, dan sekelompok ulama Baghdad, beliau juga menjadi pendengar dari selain yang disebutkan dan ulama-ulama Mekkah, Kuffah terhitung lebih dari seratus syaikh.

As-Subki berkata, “Adalah Imam Al-Baihaqi merupakan salah satu dari imam-imam orang-orang muslim, para guru orang-orang yang beriman, para dai yang mengajak pada tali Allah yang kokoh, beliau merupakan ahli fiqh yang agung, seorang hafidz yang besar, seorang ahli ushul yang mempuni, seorang tokoh yang zuhud dan wara’, penuh taat kepada Allah, seorang yang menjadi tokoh penyebar mazhab dalam ushul dan furu’, gunung dari gunung-gunung ilmu.

Imam Al-Haramain Abul Ma’aly berkata, “Tidak ada dari pengikut Syafi’i kecuali Imam Syafi’i memiliki anugerah, kecuali Abu Bakar Al-Baihaqi, sesungguhnya beliau memiliki anugerah diatas Syafi’i karena karangan-karangannya dalam menyebarkan madzhabnya.

Berkata Abdul Gaffar Al-Farisy An-Naisabury dalam Dzail Tarikh Naisabuiry: “Abu Bakar Al-Baihaqi Al-Hafidz Al-Ushuli, seorang yang tekun beragama dan wara’, terunggul di zamannya dalam hafalan, orang yang paling teliti dan cermat diantara teman-temannya, shahabat terbesar dari Al-Hakim yang mengunggulinya dengan bermacam-macam ilmu, beliau menulis hadits dan menghafalnya dari mulai kanak-kanak, alim dalam ilmu fiqh dan melampaui yang lainnya serta menguasai ilmu ushul. Beliau pergi ke Irak, Hijaz, kemudian mengarang kitab yang karangannya mencapai ribuan juz yang belum pernah ada sebelumnya mencapai jumlah tersebut, mengumpulkan antara ilmu hadits dan fiqh, menjelaskan kelemahan-kelemahan hadits. Para ulama meminta beliau untuk pindah dari Nahiyah ke Naisabur untuk mendengarkan kitabnya, kemudian beliau mendatangi mereka pada tahun 441 H, dan mereka mendirikan majelis taklim untuk mendengarkan pengajian kitab “Al-Ma’rifah” dimana majelis ini dihadiri oleh para ulama. Beliau juga sosok yang berjalan diatas sirah para ulama yang selalu menekankan kemudahan, dan selalu memperindah prilaku zuhud dan kewaraanya.”

Adz-Dzahabi berkata, “Jikalau Imam Al-Baihaqi membuat madzhab tersendiri baginya maka ia mampu melakukannya karena luasnya ilmu yang dimilikinya dan pengetahuannya terhadap permasalahan ikhtilaf.”

Adz-Dzahabi juga berkata, “Pada hari-hari terakhir hidupnya beliau pindah dari Baihaq ke Naisabur untuk mengadakan pengajian tentang kitab-kitab karangannya, kemudian ajal mendatangi beliau pada 10 Jumadil Ula tahun 458 H kemudian beliau dipindahkan dengan Tabut (peti mati) ke negerinya dan dimakamkan disana, semoga Allah merahmatinya dengan rahmat-Nya yang sangat luas, menenangkannya dan membersihkan jenazahnya.

Beliau telah meninggalkan ribuan kitab, diantaranya ada yangg besar dan berjilid-jilid dan ada pula yang kecil dalam satu jilid atau berbentuk risalah. Karangan beliau yang terkenal ialalah, As-Sunan Al-Kubra , Syu’abul Iman, Dalailun Nubuwah, Al-Asma was Shifat, Ma’rifatus Sunan wa Al-Atsar, At-Targhib wa At-Tarhiib, Al-Mabsuth, Ad-Daawat Al-Kabiir, Ad-Da’awat Al-Shagiir, Al-Ba’ts wan An-Nusyuur, Az-Zuhdu Al-Kabiir, Al-Arba’uun Al-Kubra, Al-Arba’uun Ash-Shugra, Al-Adab, Al-I’tiqad, Fadhailus Shahabah, Manaqiibul Imam Ahmad bin Hanbal, dan Manaqiib As-Syafii.

Dikutip dari:
Mukhtashar Syu’abil Imam li Al-Baihaqi, edisi Indonesia 77 Cabang Keimanan dengan Takhrij dan Tahqiq oleh Abdul Qadir Al-Arnauth, Terbitan Darus Sunnah-Jakarta

Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: