Doa Musafir Kepada Orang yang Ditinggalkan dan Sebaliknya

Doa Musafir Kepada Orang yang Ditinggalkan:

أَسْتَوْدِعُكُمُ اللهَ الَّذِيْ لاَ تَضِيْعُ وَدَائِعُهُ

“Aku menitipkan kamu kepada Allah yang tidak akan hilang titipan-Nya.”[1]

Doa Orang yang Ditinggalkan Kepada Musafir

أَسْتَوْدِعُ اللهَ دِيْنَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيْمَ عَمَلِكَ

“Aku menitipkan agamamu, amanatmu dan perbuatanmu yang terakhir kepada Allah.”[2]

زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُ مَا كُنْتَ

“Semoga Allah memberi bekal taqwa kepadamu, mengampuni dosamu dan memudahkan kebaikan kepadamu di mana saja kamu berada.” [3]


[1] HR. Ahmad 2/403, Ibnu Majah 2/943, dan lihat Shahih Ibnu Majah 2/133
[2] HR. At-Tirmidzi 2/7, At-Tirmidzi 5/499, dan lihat Shahih At-Tirmidzi 2/155
[3] HR. At-Tirmidzi, lihat Shahih At-Tirmidzi 3/155


Sumber:
Hisnul Muslim oleh Syaikh Dr. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani
Doa-doa oleh Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu

Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: