Doa Berlindung dari Kesesatan

اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِعِزَّتِكَ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَنْ تُضِلَّنِي أَنْتَ الْـحَيُّ الَّذِي لَا يَمُوتُ وَالْـجِنُّ وَالْإِنْسُ يَـمُوتُونَ

“Ya Allah, kepada-Mu-lah aku berserah diri dan kepada-Mu-lah aku beriman, kepada-Mu-lah aku bertawakal, kepada-Mu pula aku kembali, dan denan (nama)-Mu aku membela. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung denan keperkasaan-Mu tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan Engkau, agar Engkau tidak menyesatkan diriku. Engkaulah yang Mahahidup yang tidak akan pernah mati, sedangkan jin dan manusia semuanya akan mati.”[1]


[1] HR. Bukhari dan Muslim

Sumber:
Kumpulan Do’a dari al-Qur’an dan as-Sunnah yang Shahih, Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: