Apabila Takut Mengenai Sesuatu Dengan Matanya

إِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ مِنْ أَخِيْهِ أَوْ مِنْ نَفْسِهِ أَوْ مِنْ مَالِهِ مَا يُعْجِبُهُ [فَلْيَدْعُ لَهُ بِالْبَرَكَةِ] فَإِنَّ الْعَيْنَ حَقٌّ

Apabila seseorang di antara kamu melihat dari saudaranya, diri atau hartanya yang mengherankan (menabjubkan), maka hendaklah mendoakan berkah kepadanya. Sesungguhnya ‘ain (kena mata) itu adalah benar.

HR. Ahmad 4/447, Ibnu Majah dan Malik. Dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ 1/212, dan lihat Zadul Ma’ad 4/170, tahqiq Al-Arnauth
Sumber: Hisnul Muslim oleh Syaikh Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani
Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: