Biografi Imam Ibnu Abil ‘Izzi

Beliau رحمه الله Adalah Al-Imam Al-Allamah Shadruddien Abul Hasan Ali bin ‘Ala’uddien Ali bin Muhammad bin Abil ‘Izzi Al-Hanafi Al-Adzru’i Ash-Shalihi Ad-Dimasyqi. Dilahirkan thun 731 H. Besar sangkaan saya bahwa beliau dilahirkan di Damaskus. Karena ayah, kakek dan buyutnya berdomisili di sana.

Beliau dibesarkan di tengah keluarga yang terhormat, penuh kemuliaan. Ayahnya pernah menjadi seorang Qadhi. Demikian juga kakeknya adalah penghulunya para Qadhi.

Pertama kali beliau berguru kepada Al-Hafizh Abul Fida’ ‘Imaduddien Ibnu Katsir, sebagaimana disebutkan dalam beberapa tempat dalam “Syarh Al-‘Aqidah Ath-Thahawiyyah”. Beliau mengemban tugas mengajar pada beberapa perguruan di Damaskus. Lalu bertugas selaku Qadhi, juga di Damaskus.

Di antara beberapa karya tulis beliau adalah syarah yang amat berharga ini [Syarah Aqidah Ath-Thahawiyah]. Juga kitab “Al-Ittiba'” yang ditulis sebagai bantahan terhadap mereka yang mengharuskan bertaqlid kepada Abu Hanifah رحمه الله.

Beliau disiksa karena menyanggah sya’ir gubahan Ibnu Aibak, di dalamnya Ibnu Aibak memuji-muji Rasul namun ia terjerumus dalam beberapa kekeliruan. Seperti ucapannya: “Cukup bagiku Rasulullah”, dan lain-lain. Maka karena sanggahan beliau terhadap semua itu, beliau disiksa dan dikurung dalam penjara.

Beliau wafat rada bulan Dzulqa’dah tahun 792 H dan dikebumikan di Safah Qosiyun.


Disalin dari Tahdzib Syarh Aqidah Ath-Thawiyah, Terbitan: At-Tibyan Solo, hal. 26-27

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: