Dapatkah Doa Merubah Takdir

Soal:

Assalamu’alaikum Warohmatulloh. Apakah benar bahwa takdir bisa dirubah dengan do’a, mohon penjelasannya. (Rohmat Arif-Lamongan)

Jawab:

Wa’alaikumussalam Warohmatulloh Wabarokatuh. Benar, takdir bisa dirubah dengan do’a, sebagaimana sabda Rosululloh صلي الله عليه وسلم:

لاَ يَرُدُّ القَدَرَ إِلاَّ الدُّعَاءُ

“Tidak ada yang dapat mencegah takdir kecuali do’a.” (HR. al-Hakim dalam al-Mustadrok: 1/493, dari hadits Tsauban, dan dihasankan oleh al-Albani dalam Shohih at-Targhib wat-Tarhib: 2/129)

Makna hadits ini ialah bahwa do’a itu adalah sebab/jalan untuk mendapatkan kebaikan. Hal ini menunjukkan bahwa ada perkara-perkara yang telah ditentukan/ditakdirkan tetapi diikat dengan sebab tertentu. Jika dipenuhi sebabnya maka terwujudlah apa yang ditakdirkan, namun jika tidak dipenuhi sebabnya maka tidak akan terwujud (sebagaimana yang diharapkan). Apabila seorang muslim berdo’a kepada Robbnya, maka dia akan mendapatkan kebaikan, dan jika tidak berdo’a akan terjadi hal yang buruk baginya. Sebagaimana Alloh عزّوجلّ menjadikan silaturrahmi sebagai sebab panjangnya umur, dan sebaliknya memutuskan silaturrahmi sebagai sebab pendeknya umur, Wallohu A’lam[1] [] (Ustadz Abu Ibrohim Muhammad Ali AM خفظه الله)


[1] Jawaban ini kami nukil dari al-Muntaqo min Fatawa al-Fauzan: 1/37

Sumber: Majalah Al-Furqon, No.96 Ed.4 Th. Ke-9 Dzulqo’adah 1430/2009, Rubrik Soal-Jawab hal.4, telah diposting pula di blog kami Soal dan Jawab

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: