Berlindung dari Kebinasaan dan Kehancuran

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ التَّرَدِّي، وَالْـهَدْمِ، وَالْغَرَقِ، وَالْـحَرِيقِ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ لَدِيغًا

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kebinasaan (jatuh), kehancuran (tertimpa sesuatu), tenggelam, kebakaran dan aku berlindung kepada-Mu dari dirasuki syaitan pada saat mati, dan aku berlindung kepada-Mu dari mati dalam keadaan berpaling dari jalan-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari mati dalam keadaan tersengat.”

HR. An-Nasa-i VIII/282 dan Abu Dawud no. 1552. Shahiih an-Nasa-i III/1123 no. 5104, lafazh ini adalah lafazh an-Nasa-i.
Disalin dari: Kumpulan Do’a dari al-Qur’an dan as-Sunnah yang Shahih, oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas خفظه الله
Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: