6 Sifat Tasbih Setelah Sholat

Syaikh Dr. Sa’id bin Ali Wahf al-Qathtani mengatakan, tasbih, tahmid, dan takbir setelah setiap shalat menjadi enam macam bentuk:

Bentuk pertama.  سُبْحَانَ اللهِMahasuci Allah‘, وَالْحَمْدُ اللهِsegala puji bagi Allah‘, dan وَاللهُ أَكْبَرُAllah Mahabesar‘, (masing -masing tiga puluh tiga kali). Lalu diakhiri dengan:

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

“Tiada Tuhan selain Allah Yang Esa tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.” (Diriwayatkan Muslim)[1]

Bentuk kedua. سُبْحَانَ اللهِMahasuci Allah‘ (tiga puluh tiga kali), وَالْحَمْدُ اللهِsegala puji bagi Allah‘ (tiga puluh tiga kali) dan وَاللهُ أَكْبَرُ ‘Allah Mahahesar‘ (tiga puluh tiga kali).[2]

Bentuk ketiga. سُبْحَانَ اللهِMahasuci Allah‘, وَالْحَمْدُ اللهِsegala puji bagi Allah‘, dan وَاللهُ أَكْبَرُAllah Mahabesar‘, (tiga puluh tiga kali).[3]

Bentuk keempat. سُبْحَانَ اللهِMahasuci Allah‘ (sepuluh kali), وَالْحَمْدُ اللهِsegala puji bagi Allah‘ (sepuluh kali) dan وَاللهُ أَكْبَرُ ‘Allah Mahahesar‘ (sepuluh kali).[4]

Bentuk kelima. سُبْحَانَ اللهِMahasuci Allah‘ (sebelas kali), وَالْحَمْدُ اللهِsegala puji bagi Allah‘ (sebelas kali) dan وَاللهُ أَكْبَرُ ‘Allah Mahahesar‘ (sebelas kali).[5]

Bentuk keenam. سُبْحَانَ اللهِMahasuci Allah‘, وَالْحَمْدُ اللهِsegala puji bagi Allahوَلاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُtiada tuhan selain Allah‘ dan وَاللهُ أَكْبَرُ ‘Allah Mahahesar‘ dua puluh lima kali.[6]

Yang paling utama adalah kadang-kadang mengatakan (mengamalkan) yang ini dan kadang-kadang mengatakan (mengamalkan) yang itu sehingga bervariasi dalam mengamalkan tasbih-tasbih itu.[]

Disalin dari Syarah Do’a & Dzikir Hishnul Muslim oleh Madji bin Abdul Wahhab Ahmad dengan Korektor Syaikh Dr. Sa’id bin Ali Wahf al-Qathtani, hal. 225-226 Terbitan Darul Falah, Jakarta.


[1]    Muslim, no. 597
[2]    Muslim, no. 596
[3]    Al-Bukhari, no. 843 dan Muslim, no. 595
[4]    Al-Bukhari, no. 6329
[5]    Muslim, no. 43-595
[6]    An-Nasa-i, no. 1350 dan 1351; At-Tirmidzi, no. 3413, dishahihkan Al-Albani dalam Shahih An-Nasa’i.

Iklan

2 Responses to 6 Sifat Tasbih Setelah Sholat

  1. abu aljauzi says:

    Assalamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh,
    Adakah petunjuk dari Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam ttg dzikir setelah sholat tahajjud, dhuha, dan sholat2 sunnah lainnya? jazakallaahu khoiron katsiiro

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: