Syarah Doa Bertemu Musuh dan Penguasa (2)

اَللَّهُمَّ أَنْتَ عَضُدِيْ، وَأَنْتَ نَصِيْرِيْ، بِكَ أَحُوْلُ، وَبِكَ أَصُوْلُ، وَبِكَ أُقَاتِلُ

“Ya Allah, Engkau adalah lenganku (penolongku). Engkau adalah pembelaku. Dengan pertolongan-Mu aku bergerak. Dengan pertolongan-Mu aku menyergap dan dengan pertolongan-Mu aku berperang.”[1]

Shahabat yang meriwayatkan hadits ini adalah Anas bin Malik Radhiyallahu Anhu.

Disebutkan di bagian awal hadits ini,

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُوْلُ عِنْدَ لِقَاءِ الْعَدُوِّ

“Bahwa ketika Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam menghadapi musuh berucap …”

Ungkapan أَنْتَ عَضُدِيْ artinya ‘Engkau adalah lenganku (penolongku)‘.

Ungkapan أَحُوْلُ dengan menggunakan huruf ha tanpa titik yang artinya ‘aku bergerak‘.

Ungkapan وَبِكَ أَصُوْلُ ‘dengan pertolongan-Mu aku menyergap‘, dengan kata lain, dengan-Mu aku melakukan serangan ke arah musuh. Dari kata صَوْلَة yang berarti ‘serangan‘.

Ungkapan وَبِكَ أُقَاتِلُ ‘dan dengan pertolongan-Mu aku berperang‘, dengan kata lain, dengan pertolongan-Mu dan dengan dukungan-Mu aku berperang.

Disalin dari Syarh Do’a dan Dzikir Hishnul Muslim oleh Madji bin Abdul Wahhab Ahmad dengan Korektor Syaikh Dr. Sa’id bin Ali Wahf Al-Qahthani, terbitan Darul Falah Jakarta, Hal. 344-345


[1] Abu Dawud. (3/42). no. 2632: At-Tirmidzi. (5/572). no. 3584. Lihat Shahih At-Tirmidzi (3/183).

Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: