Syarah Doa Duduk Antara Dua Sujud (2)

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَعَافِنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَارْفَعْنِي

“Ya Allah, ampunilah dosaku, berilah rahmat kepadaku, tunjukkanlah aku (ke jalan yang benar), cukupkanlah aku, selamatkan aku (tubuh sehat dan keluarga terhindar dari musibah), berilah aku rezeki (yang halal) dan angkatlah derajatku..”[1]

Shahabat yang meriwayatkan hadits ini adalah Abdullah bin Abbas Radhiyallahu Anhuma.

Ungkapan اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ ‘ya Allah ampunilah dosaku’, dengan kata lain, segala dosaku atau segala keterbatasanku dalam ketaatan kepada-Mu.

Ungkapan وَارْحَمْنِيْ ‘berilah rahmat kepadaku‘, dengan kata lain, dari sisi-Mu dan bukan karena amalku. Atau sayangilah aku dengan penerimaan semua macam ibadahku.

Ungkapan وَاهْدِنِيْ ‘tunjukilah aku‘, dengan kata lain, beri aku taufik untuk melakukan segala macam amal shalih.

Ungkapan وَاجْبُرْنِيْ ‘cukupkanlah aku‘, dari kata جبْر dengan kasrah, bukan dari جبر yang artinya kekuatan untuk memaksa. Artinya, kiranya Engkau menutup semua kebutuhanku dan mencukupkanku.

Ungkapan وَعَافِنِيْ ‘selamatkanlah aku‘, dengan kata iain, dari segala macam bala di dunia dan di akhirat. Atau dari segala macam penyakit yang lahir dan yang batin.

Ungkapan وَارْزُقْنِيْ ‘berilah aku rezeki‘, dengan kata lain, dengan karunia dan anugerah-Mu.

Ungkapan وَارْفَعْنِي ‘dan angkatlah derajatku‘, yakni di dunia dan di akhirat dengan ilmu yang bermanfaat dan amal shalih.[]

Disalin dari Syarah Do’a & Dzikir Hishnul Muslim oleh Madji bin Abdul Wahhab Ahmad dengan Korektor Syaikh Dr. Sa’id bin Ali Wahf al-Qathtani, hal. 174-175 Terbitan Darul Falah, Jakarta.


[1] Ditakhrij Ashhabussunan, kecuali An-Nasa’i; Abu Dawud, no. 850; At-Tirmidzi, no. 284; Ibnu Majah, no. 898. Lihat Shahih At-Tirmidzi, (1/90) dan Shahih Ibnu Majah, (1/148).

Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: