Syarah Doa di Antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad

رَبَّنَا آتِنَا فِي اَلدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اَلْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ اَلنَّارِ

“Wahai Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka” (Al-Baqarah: 201)[1]

Shahabat yang meriwayatkan hadits ini adalah Abdullah bin As-Saib Radhiyallahu Anhu.

Ungkapan رَبَّنَا آتِنَا Wahai Rabb kami, berilah kami.

Ungkapan فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً ‘kebaikan di dunia’, yaitu ilmu dan amal, ampunan dan dijauhkan dari segala yang tidak disukai, rezeki yang baik, kehidupan yang baik, kepuasan, dan keturunan yang shalih.

Ungkapan وَفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً ‘dan kebaikan di akhirat’, yaitu ampunan, surga, derajat yang tinggi, selalu mendampingi para nabi, keridhaan, dan melihat atau bertemu dengan Allah.

Ungkapan وَقِنَا ‘dan peliharalah kami’, , dengan kata lain, jagalah kami.

Ungkapan عَذَابَ النَّارِ ‘siksa neraka’, dengan kata lain, kerasnya neraka Jahannam, baik berupa panasnya, dinginnya yang sangat, udaranya yang sangat panas, rasa lapar, rasa dahaga, bau busuknya, dan sempitnya.[]

 Disalin dari Syarah Do’a & Dzikir Hishnul Muslim oleh Madji bin Abdul Wahhab Ahmad dengan Korektor Syaikh Dr. Sa’id bin Ali Wahf al-Qathtani, hal. 554-555, Terbitan Darul Falah, Jakarta.


[1]    Abu Dawud. (2/179) no. 1892; Ahmad. (3/411); dan Al-Batihawi dalam Syarh As-Sunnah (7/128); yangi dihasankan Al-Albani dalam Shahih Abu Dawud (1/354).

Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: