Syarah Doa Sebelum Makan (2)

مَنْ أَطْعَمَهُ اللَّهُ الطَّعَامَ فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيهِ وَأَطْعِمْنَا خَيْرًا مِنْهُ وَمَنْ سَقَاهُ اللَّهُ لَبَنًا فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيهِ وَزِدْنَا مِنْهُ

“Barangsiapa yang diberi rezeki Allah berupa makanan, hendaklah membaca:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيهِ وَأَطْعِمْنَا خَيْرًا مِنْهُ

‘Ya Allah, berilah kami berkah di dalamnya dan berilah makanan yang lebih baik darinya‘,

Dan barangsiapa diberi rezeki berupa minuman susu, hendaklah membaca:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيهِ وَزِدْنَا مِنْهُ

Ya Allah, berilah kami berkah di dalamnya dan tambahkanlah kepada kami (berkah) darinya.‘”[1]

Shahabat yang meriwayatkan hadits ini adalah Abdullah bin Abbas Radhiyallahu Anhuma.

Seutuhnya hadits ini adalah ungkapan Abdullah bin Abbas Radhiyallahu Anhuma:

دَخَلْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا وَخَالِدُ بْنُ الْوَلِيدِ عَلَى مَيْمُونَةَ فَجَاءَتْنَا بِإِنَاءٍ فِيهِ لَبَنٌ فَشَرِبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا عَلَى يَمِينِهِ وَخَالِدٌ عَلَى شِمَالِهِ فَقَالَ لِي الشَّرْبَةُ لَكَ فَإِنْ شِئْتَ آثَرْتَ بِهَا خَالِدًا فَقُلْتُ مَا كُنْتُ أُوثِرُ عَلَى سُؤْرِكَ أَحَدًا ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ

“Aku bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dan aku dengan Khalid bin Al-Walid masuk ke rumah Maimunah. Kemudian dia membawakan wadah dengan susu di dalamnya untuk kami. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam meminumnya. Aku di sebelah kanan beliau, sedangkan Khalid di sebelah kiri beliau. Beliau bersabda kepadaku, ‘Minumannya untukmu. Namun jika engkau mau, maka kau utamakan Khalid.’ Aku menjawab, ‘Aku tidak mau mengutamakan sisa minum engkau untuk siapa pun.’ Kemudian Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda ….'”

Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam juga bersabda,

لَيْسَ شَيْءٍ يُجْزِيْءُ مَكَانَ الطَّعَامِ وَالشُّرْبِ غَيْرِ اللَّبَنِ

“Tiada sesuatu yang cukup menjadi pengganti makanan dan minuman selain susu.”

Ungkapan الشَّرْبَةُ لَكَ ‘minumannya untukmu’, dengan kata lain, engkau berhak untuk meminumnya karena engkau di sebelah kananku.

Ungkapan فَإِنْ شِئْتَ آثَرْتَ بِهَا خَالِدًا ‘namun jika engkau mau, maka kau utamakan Khalid‘, dengan kata lain, aku memilih Khalid untuk minum sebelummu.

Ungkapan عَلَى سُؤْرِكَ ‘sisa minum engkau’. سُؤْر adalah sisa dan kelebihan. Artinya, aku tidak mau memilih siapa pun untuk minum sisa minumanmu sebelum diriku.

Ungkapan مَنْ أَطْعَمَهُ ‘barangsiapa diberi makanan‘, dengan kata lain, jika salah seorang dari kalian makan الطَّعَامَ ‘suatu makanan‘, dengan kata lain, bukan susu.

Ungkapan بَارِكْ لَنَا فِيهِ ‘berilah kami berkah di dalamnya‘, dari sebagian berkah. Yaitu kelebihan kebaikan, pertumbuhan, dan kelanggengannya.

Ungkapan وَأَطْعِمْنَا خَيْرًا مِنْهُ ‘dan berilah kami makanan yang baik darinya‘, dengan kata lain, dari makanan dalam surga.

Ungkapan لَيْسَ شَيْءٍ يُجْزِيْءُ ‘tiada sesuatu yang cukup’, dengan kata lain, cukup untuk mengatasi rasa lapar dan dahaga secara bersama-sama غَيْرِ اللَّبَنِ ‘selain susu’.[]

Disalin dari Syarah Do’a & Dzikir Hishnul Muslim oleh Madji bin Abdul Wahhab Ahmad dengan Korektor Syaikh Dr. Sa’id bin Ali Wahf al-Qathtani, hal. 441-443 Terbitan Darul Falah, Jakarta.


[1]    At-Tirmidzi, (5/506), no. 3455. Lihat Shahih At-Tirmidzi, (3/158).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: