Syarah Doa Istiftah (2)

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، وَتَبَارَكَ اسْمُكَ، وَتَعَالَى جَدُّكَ، وَلاَ إِلَـهَ غَيْرُكَ

“Mahasuci Engkau ya Allah, aku memuji-Mu, Mahaberkah akan nama-Mu, Mahatinggi kekayaan dan kebesaran-Mu, tiada Ilah yang berhak disembah selain Engkau.”[1]

Shahabat yang meriwayatkan hadits ini adalah Abu Sa’id Al-Khudri Radhiyallahu Anhu dan Aisyah Radhiyallahu Anha.

Ungkapan وَبِحَمْدِكَ ‘dan segala puji hanya bagi Engkau’, dengan kata lain, aku memuji dengan segala pujian hanya bagi Engkau. Aslinya, dengan segala puji bagi Engkau aku memuji-Mu dan aku mendapatkan taufik untuk itu.

Ungkapan وَتَبَارَكَ ‘mahasuci‘, berasal dari berkah, yaitu banyak dan luas. تَبَارَكَ sama dengan arti Mahatinggi, Mahaagung, dan banyak berkahnya di semua lapisan langit dan bumi. Mengingat dengannya semua itu tegak dan dengan-nya pula menurunkan berbagai macam kebaikan.

Ungkapan وَتَعَالَى ‘mahatinggi‘, dengan kata lain, tinggi dan luhur.

Ungkapan جَدُّكَ ‘keagungan Engkau’.[]

Disalin dari Syarah Do’a & Dzikir Hishnul Muslim oleh Madji bin Abdul Wahhab Ahmad dengan Korektor Syaikh Dr. Sa’id bin Ali Wahf al-Qathtani, hal. 136-137 Terbitan Darul Falah, Jakarta.


[1]    Ditakhrij para penyusun kitab As-Sunan yang empat; Abu Dawud, no. 775-776; At-Tirmidzi, no. 242 dan 432; An-Nasa’i, (2/133), dan Ibnu Majah, no. 804 dan 806. Lihat Shahih At-Tirmidzi, (1/77) dan Shahih Ibnu Majah, (1/135).

Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: