Syarah Doa Sholat Jenazah (3)

اَللَّهُمَّ إِنَّ فُلاَنَ بْنَ فُلاَنٍ فِيْ ذِمَّتِكَ، وَحَبْلِ جِوَارِكَ، فَقِهِ مِنْ فِتْنَةِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ، وَأَنْتَ أَهْلُ الْوَفَاءِ وَالْحَقِّ. فَاغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

“Ya Allah, sesungguhnya fulan bin fulan dalam tanggungan-Mu dan tali perlindungan-Mu. Peliharalah dia dan fitnah kubur dan siksa api neraka. Engkau adalah Mahasetia dan Mahabenar. Ampunilah dan belaskasihanilah dia. Sesungguhnya Engkau Dzat Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.[1]

Shahabat yang meriwayatkan hadits ini adalah Watsilah bin Al-Asqa’ Radhiyallahu Anhu.

Ungkapan فِيْ ذِمَّتِكَ ‘dalam tanggungan-Mu’, dengan kata lain, dalam amanah, janji, dan penjagaan-Mu.

Ungkapan وَحَبْلِ جِوَارِكَ ‘tali pertindungan-Mu’. Dikatakan, ‘Di antara kebiasaan orang Arab adalah sebagian mempersilahkan sebagian yang lain untuk singgah. Jika seseorang hendak bepergian, maka dia membuat perjanjian dengan pemuka setiap kabilah sehingga dia mendapatkan jaminan selama masih dalam batas-batasnya. Hingga masuk ke daerah yang lain, sehingga dia berbuat yang sedemikian lagi. Yang demikian disebut حَبْلُ جِوَارِ, dengan kata lain, perjanjian dan jaminan keamanan selama wilayahnya masih bertetangga, kata itu berasal dari ijarah, amanah, dan dukungan.

Disalin dari Syarah Do’a & Dzikir Hishnul Muslim oleh Madji bin Abdul Wahhab Ahmad dengan Korektor Syaikh Dr. Sa’id bin Ali Wahf al-Qathtani, hal. 402-403 Terbitan Darul Falah, Jakarta.


[1]    Ditakhrij Ibnu Majah, no. 1499; dan Abu Dawud, (3/211). Lihat Shahih Ibnu Majah, (1/251).

Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: