Doa Mengusir Setan dan Segala Gangguannya (3)

الأَذْكَارُ وَقِرَاءَةُ القُرْآنِ

“Dzikir-dzikir dan membaca Al-Qur’an.”

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنْ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

“Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan. Sesungguhnya syetan itu lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah”[1]

Di antara apa-apa yang bisa mengusir syetan adalah dzikir-dzikir pagi dan sore, hendak tidur dan bangun tidur, dzikir-dzikir masuk ke dalam rumah dan keluar darinya, dzikir-dzikir ketika masuk ke dalam masjid dan keluar darinya, dan lain sebagainya dari dzikir-dzikir yang masyru’ seperti membaca ayat Kursi ketika hendak tidur, dua buah ayat terakhir dalam surat Al-Baqarah. Dan siapa saja yang mengucapkan,

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ، وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (مِائَةَ مَرَّةٍ) كَانَتْ لَهُ حِرْزًا مِنْ الشَّيْطَانِ يَوْمَهُ ذَلِكَ

“Tiada Tuhan selain Allah Yang Esa dan tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.” (Seratus kali), maka baginya penjagaan dari syetan sepanjang harinya.

Disalin dari Syarh Do’a dan Dzikir Hishnul Muslim oleh Madji bin Abdul Wahhab Ahmad dengan Korektor Syaikh Dr. Sa’id bin Ali Wahf Al-Qahthani, terbitan Darul Falah Jakarta, Hal. 370-371.


[1]     Muslim. (1/539). no. 780.

Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: