Syarah Keutamaan Shalawat Atas Nabi (4)

وَقَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ لِلَّهِ مَلاَئِكَةً سَيَّاحِيْنَ فِي اْلأَرْضِ يُبَلِّغُوْنِي مِنْ أُمَّتِي السَّلاَمَ

“Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam juga bersabda, ‘Sesungguhnya Allah mempunyai para malaikat yang senantiasa berkeliling di bumi yang akan menyampaikan salam kepadaku dari umatku.'”[1]

Shahabat yang meriwayatkan hadits ini adalah Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu Anhu.

Ungkapan سَيَّاحِيْنَ ‘yang senantiasa berkeliling‘. Sifat mubalaghah untuk para malaikat. Dikatakan سَاحَ فِي الأَرْضِ jika pergi di atasnya. Asalnya dari kata سيح yang artinya air yang mengalir dengan rata di muka bumi.

Dalam hadits ini perintah untuk banyak bershalawat kepada beliau, mengagungkan beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam, juga mengagungkan beliau karena posisinya sehingga dikendalikan para malaikat yang mulia untuk perkara yang agung ini.[]

Disalin dari Syarh Do’a dan Dzikir Hishnul Muslim oleh Madji bin Abdul Wahhab Ahmad dengan Korektor Syaikh Dr. Sa’id bin Ali Wahf Al-Qahthani, terbitan Darul Falah Jakarta, Hal. 531-532.


[1]     An-Nasai. 3/43; dan Al-Hakim. (2/421), dan dishahihkan Al-Albani dalam Shahih An-Nasa’i (1/274).

Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: