Syarah Dzikir Pagi dan Petang (21)

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً. (إِذَا أَصْبَحَ)

“Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik dan amal yang diterima.” (Jika pagi hari).[1]

Shahabiyah yang meriwayatkan hadits ini adalah Ummu Salamah Radhiyallahu Anha.

Ungkapan عِلْمًا نَافِعًا ‘ilmu yang bermanfaat’, dengan kata lain, aku ambil manfaatnya dan untuk memberikan manfaat kepada orang lain selain diriku.

Ungkapan وَرِزْقًا طَيِّبًا ‘rezeki yang baik’, dengan kata lain, halal.

Ungkapan وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً ‘dan amal yang diterima’ di sisi-Mu sehingga Engkau memberiku pahala dan balasan atas semua itu sebagai pahala yang baik.[]

Disalin dari Syarh Do’a dan Dzikir Hishnul Muslim oleh Madji bin Abdul Wahhab Ahmad dengan Korektor Syaikh Dr. Sa’id bin Ali Wahf Al-Qahthani, terbitan Darul Falah Jakarta, Hal. 282.


[1]     Ditakhrij Ibnu As-Sunni dalam ‘Amal Al-Yaum wa Al-Lailah, no. 54; Ibnu Majah, no. 925 dan dihasankan isnadnya oleh Abdul Qadir dan Syu’aib Al-Arnauth dalam tahqiq Zaad Al-Ma ‘ad, (2/375).

Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: