Syarah Dzikir Pagi dan Petang (23)

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ. (ثَلَاسَ مَرَّاتٍ إِذَا أَمْسَى)

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan apa-apa yang Dia ciptakan.” (Dibaca tiga kali jika sore tiba)[1]

Perawi hadits ini adalah Shahabat Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu.

Disebutkan dalam hadits,

أَنْ مَنْ قَالَـهَا حِيْنَ يُمسِي ثَلَاسَ مَرَّاتٍ لَمْ تَضُرَّهُ حُمَةُ تِلْكَ الْلَيْلَةِ

“Bahwa siapa saja yang menyebutkannya ketika sore tiba sebanyak tiga kali, maka tidak akan membahayakan dirinya racun malam itu.”

Ungkapan بِكَلِمَاتِ اللهِ ‘kalimat-kalimat Allah’, dengan kata lain, nama-nama Allah Ta’ala dan kitab-kitab-Nya.

Ungkapan التَّامَّاتِ ‘yang sempurna’, dengan kata lain, yang bebas dari berbagai macam kekurangan.

Ungkapan حُمَةُ ‘racun’, artinya bahwa tidak akan berbahaya racun yang ada pada malam itu di mana di dalam-nya Anda baca do’a ini.[]

Disalin dari Syarh Do’a dan Dzikir Hishnul Muslim oleh Madji bin Abdul Wahhab Ahmad dengan Korektor Syaikh Dr. Sa’id bin Ali Wahf Al-Qahthani, terbitan Darul Falah Jakarta, Hal. 283-284.


[1]     Ditakhrij Ahmad, (2/290); An-Nasa’i, dalam kitab Amal Al-Yaum wa Al-Lailah, no. 590; Ibnu As-Sunni, no. 68. Dan lihat Shahih At-Tirmidzi. (3/187); Shahih Ibnu Majah, (2/266); dan Tuhfah Al-Akhyar (hlm. 45).

Iklan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: