Syarah Keutamaan Dzikir (12)

Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam juga bersabda,

مَا جَلَسَ قَوْمٌ مَجْلِسًا لَمْ يَذْكُرُوا اللهَ فِيْهِ، وَلَمْ يُصَلُّوْا عَلَى نَبِيِّهِمْ إِلاَّ كَانَ عَلَيْهِمْ تِرَةٌ، فَإِنْ شَاءَ عَذَّبَهُمْ وَإِنْ شَاءَ غَفَرَ لَهُمْ

“Tidaklah suatu kaum duduk dalam suatu majelis dengan tidak dzikir kepada Allah dalam majelis itu atau tidak bershalawat kepada Nabi mereka, melainkan atas mereka kekurangan. Maka, jika Allah menghendaki menyiksa mereka; dan jika Dia menghendaki mengampuni mereka.”[1]

Perawi hadits ini adalah Shahabat Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu.

Ungkapan تِرَةٌ adalah kekurangan, kerugian, dan penyesalan.

Ungkapan فَإِنْ شَاءَ عَذَّبَهُمْ ‘maka jika Allah menghendaki menyiksa mereka’, dengan kata lain, karena kekurangan mereka dengan tidak dzikir kepada Allah Ta’ala atau bershalawat kepada Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam dalam majelis-majelis mereka yang mana mereka duduk di dalamnya.”

Ungkapan وَإِنْ شَاءَ غَفَرَ لَهُمْ ‘dan jika Dia menghendaki mengampuni mereka’, sebagai karunia dan rahmat dari-Nya.

Dalam hadits ini isyarat bahwa jika mereka dzikir kepada Allah Taala, maka pasti Dia tidak akan menyiksa mereka, tetapi pasti mengampuni mereka.[]

Disalin dari Syarh Do’a dan Dzikir Hishnul Muslim oleh Madji bin Abdul Wahhab Ahmad dengan Korektor Syaikh Dr. Sa’id bin Ali Wahf Al-Qahthani, terbitan Darul Falah Jakarta, Hal. 77-78.


[1]     At-Tirmidzi, no. 3380. Dan lihat Shahih At-Tirmidzi, (3/140).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: