Syarah Keutamaan Tasbih, Tahmid, Tahlil, dan Takbir (3)

قَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: كَلِمَتَانِ خَفِيْفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيْلَتَانِ فِي الْمِيْزَانِ حَبِيْبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَـانِ: سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ

“Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, ‘Dua kalimat yang ringan di lidah, pahalanya berat di timbangan (hari Kiamat) dan diantai Tuhan Yang Maha Pengasih adalah: سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ ‘Mahasuci Allah dan segala puji hanya bagi-Nya dan سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ Mahasuci Allah Yang Mahaagung’.”[1]

Shahabat yang  meriwayatkan  hadits ini adalah Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu.

Memang dua kalimat di atas sangat ringan pada lisan ditinjau dari sedikitnya kata yang ada pada keduanya dan sangat mudah mempelajarinya.

Kedua kalimat itu sangat berat dalam timbangan karena disebutkan dalam hadits,

الْـحَمْدُ لِلَّهِ تَـمْلَأُ الْـمِيْزَانَ، وَ سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ يَـمْلَآنِ مَا بَيْنَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بيْنَهُمَا

Ungkapan الْـحَمْدُ لِلَّهِ ‘Segala puji hanya bagi Allah’ akan memenuhi timbangan. Dan سُبْحَانَ اللهِ، وَالْـحَمْدُ لِلَّهِ ‘Mahasuci Allah dan segala puji hanya bagi Allah’ akan memenuhi , apa-apa di antara langit dan barat dan memenuhi langit dan bumi itu sendiri.”[2]

Disalin dari Syarh Do’a dan Dzikir Hishnul Muslim oleh Madji bin Abdul Wahhab Ahmad dengan Korektor Syaikh Dr. Sa’id bin Ali Wahf Al-Qahthani, terbitan Darul Falah Jakarta, Hal. 605-606.


[1]     Al-Bukhari, (7/168), no. 3462; dan Muslim, (4/2072), no. 2694.
[2]     Muslim, no. 223.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: