Dzikir Pagi dan Petang (2)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ . اللَّهُ الصَّمَدُ. لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ.وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ . مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ . وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ . وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ . وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ. مَلِكِ النَّاسِ . إِلَهِ النَّاسِ . مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ . الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Ilah yang bergantung kepada- Nya segala urusan. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb yang menguasai Subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan-kejahatan wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb manusia. Raja manusia. Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari jin dan manusia. (Dibaca tiga kali)[1]

Disalin dari Terjemah Hishnul Muslim oleh Syaikh Dr. Sa’id bin Ali Wahf Al-Qahthani, Hal. 80.


[1]     “Siapa yang membacanya (surat al-Ikhlas, al-Falaq dan an-Naas), tiga kali setiap pagi dan petang, maka dicukupkan baginya dari segala sesuatu.” HR. Abu Dawud 4/322, At-Tirmidzi 5/567. Lihat Shahih At-Tirmidzi: 3/182.

Biografi Ibnu Abbas

ABDULLAH BIN ABBAS
Pakar Penafsir al-Qur’an
Oleh: Ustadz Abu Faiz Sholahuddin al-Lampungi

Beliau adalah Abul Abbas Abdullah bin al-Abbas bin Abdil Muththalib bin Hasyim, bin Abdi Manaf al-Qurasyi al-Hasyimi, anak paman Rasulullah صلى الله عليه وسلم. Pada diri beliau terkumpul banyak kemuliaan:

  • Kemuliaan sahabat karena ia salah satu sahabat mulia Rasulullah صلى الله عليه وسلم,
  • Kemuliaan nasab karena beliau adalah anak paman Rasulullah صلى الله عليه وسلم,
  • Kemuliaan ilmu karena beliau adalah habrul ummah (ulamanya umat) dan turjumanul qur’an (penafsir al-Qur’an),
  • Kemuliaan takwa karena beliau adalah orang yang banyak puasa di siang hari, banyak shalat di malam hari, dan banyak menangis karena takut kepada Allah عزّوجلّ,
  • Kemuliaan paras karena beliau adalah seorang yang tampan dan gagah, berwibawa, sempurna akalnya, suci hatinya, terhitung di antara laki-laki yang sempurna.

Beliau dilahirkan tiga tahun sebelum hijrahnya Nabi صلى الله عليه وسلم ke Madinah. Tatkala Rasulullah صلى الله عليه وسلم meninggal dunia, beliau masih berumur tiga belas tahun. Namun demikian, beliau telah banyak menghafalkan hadits-hadits Rasulullah صلى الله عليه وسلم, hingga tercatat jumlah hadits yang beliau hafalkan dari Rasulullah صلى الله عليه وسلم sebanyak 1.660 hadits. Hai itu tidak mengherankan karena beliau adalah sahabat yang sangat dekat dengan Nabi صلى الله عليه وسلم dan selalu bersama beliau ke mana pun beliau berada.

KEUTAMAAN BELIAU

Beliau memiliki banyak sekali keutamaan dan kemuliaan yang tidak dimiliki oleh selainnya. Keutamaan dan kemuliaan beliau didukung oleh beberapa hal, di antaranya:

Pertama: Beliau adalah sahabat yang dido’akan oleh Nabi صلى الله عليه وسلم untuk difakihkan (dipaham-kan) dalam masalah agama

Beliau menceritakan sendiri, “Suatu hari Rasulullah صلى الله عليه وسلم memelukku ke dadanya lalu berdo’a, ‘Ya Allah, ajarkan kepadanya hikmah.”[1]

Dalam riwayat lain:

اللَّهُمَّ فَقَّهْهُ فِي الدِّيْنِ وَعَلِّمْهُ التَّأْوِيْلَ

“Ya Allah, fakihkan (pahamkan) ia dalam masalah agama, dan ajarkan padanya takwil (tafsirnya).”[2]

Maka Allah عزّوجلّ mengabulkan do’a Nabi-Nya, sehingga menjadilah Ibnu Abbas رضي الله عنهما imam dalam ilmu, ulamanya umat, dan beliau adalah ahli tafsir al-Qur’an al-Karim berkat do’a Rasulullah صلى الله عليه وسلم.

Baca pos ini lebih lanjut