Syarah Doa Kesedihan (3)

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ، إِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ

“Tiada Tuhan Yang berhak disembah selain Allah, Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.”[1]

Shahabat yang meriwayatkan hadits itu adalah Sa’ad bin Abu Waqqash Radhiyallahu Anhu.

Seutuhnya hadits itu adalah sabda beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam,

دَعْوَةُ ذِي النُّوْنِ إِذْ دَعَا بِهَا، وَهُوَ فِي بَطْنِ الْحَوْتِ : لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ، إِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ، لَمْ يَدْعُ بِهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ فِي شَيْءٍ قَطُّ، إِلاَّ اسْتُجِيْبَ لَهُ

Baca pos ini lebih lanjut

Syarah Doa Kegalauan dan Kesedihan (2)

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحُزْنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dan keluh-kesah dan rasa sedih, dan kelemahan dan kemalasan, dan sifat bakhil dan penakut, dari belitan hutang dan para penindas yang menagih(ku).”[1]

Shahabat yang meriwayatkan hadits ini adalah Anas bin Malik Radhiyallahu Anhu.

Disebutkan di bagian awal hadits ini ucapan Anas bin Malik Radhiyallahu Anhu,

فَكُنْتُ أَخْدُمُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم كُلَّمَا نَزَلَ، فَكُنْتُ أَسْمَعُهُ يُكْثِرُ أَنْ يَقُوْلَ

Baca pos ini lebih lanjut

Doa Menghilangkan Cemas & Takut Ketika Tidur

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقَابِهِ، وَشَرِّ عِبَادِهِ، وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَنْ يَحْضُرُوْنِ

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, siksa-Nya, dari kejahatan hamba-hamba-Nya, dari godaan para syaitan, dan dari kedatangan mereka kepadaku.” [1]

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلَا فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ وَذَرَأَ وَبَرَأَ وَمِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنْ السَّمَاءِ وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي الْأَرْضِ وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna yang tidak dapat ditembus oleh orang baik maupun orang jahat, dari kejahatan apa yang telah Dia ciptakan, Dia tanamkan dan Dia adakan. Serta dari kejahatan yang turun dari langit, dari kejahatan yang naik ke langit, dari kejahatan yang ditanamkan ke bumi, dari kejahatan yang keluar dari bumi, dari ke-jahatan fitnah malam dan siang, dan darikejahatan setiap yang datang kecuali yang datang membawa kebaikan, wahai Yang Mahapemurah.” [2]


[1] HR. Abu Dawud no. 3893, at-Tirmidzi no. 3528 dan lainnya. Lihat Shahiih at-Tirmidzi (III/171) no. 2793 dan Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah no. 264
[2]
HR. Ahmad III/419 dan Ibnu Sunni dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no. 637 dari ‘Abdurrahman bin Khanbasy. Diriwayatkan oleh Imam ath-Thabrani dalam Mu’jamul Ausath no. 5411 dari al-Khalid bin al-Walid. Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah no. 2738 dan 2995, sanadnya shahih.

Disalin dari Kumpulan Do’a dari al-Qur’an dan as-Sunnah yang Shahih oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas dengan judul sub bab: Do’a Menghilangkan Kegelisahan dan Rasa Takut Ketika Tidur Serta Menolak Gangguan Syaitan.