Nama Istri-istri Rasulullah صلى الله عليه وسلم

Istri-istri Rasulullah صلى الله عليه وسلم kumpulan wanita termulia. Allah عزّوجلّ memuliakan mereka untuk menemani kehidupan Rasul termulia. Sebuah keutamaan paling besar yang direngkuh kaum wanita, yang tak tertandingi oleh wanita manapun. Mereka juga menjadi istri-istri beliau di akhirat kelak. Tidak ada seorang lelaki pun yang boleh menikahi mereka sepeninggal Rasulullah صلى الله عليه وسلم.

Salah satu ayat yang menunjukkan ketinggian martabat mereka, Allah عزّوجلّ berfirman:

يَا نِسَاء النَّبِيِّ لَسْتُنَّ كَأَحَدٍ مِّنَ النِّسَاء إِنِ اتَّقَيْتُنَّ

Hai isteri-isteri Nobi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa…(Qs al-Ahzab/33:32)

Nama istri-istri Rasulullah صلى الله عليه وسلم:

  1. Khadijah binti Khuwailid al-Qurasyiyah al-Asadiyah رضي الله عنها. Khadijah adalah istri pertama Rasulullah صلى الله عليه وسلم. Allah عزّوجلّ pernah mengirimkan salam melalui malaikat Jibril عليه السلام kepadanya. Lantas, Rasulullah صلى الله عليه وسلم menyampaikannya ke istri beliau tersebut.
  2. Saudah binti Zam’ah bin Qais al-Qurasyiyah رضي الله عنها. Wafat di akhir pemerintahan Khalifah ‘Umar bin al-Khaththab رضي الله عنه.
  3. ‘Aisyah binti Abi Bakr ash-Shiddiq رضي الله عنهما. Istri Rasulullah صلى الله عليه وسلم yang ini merupakan wanita terpandai dalam masalah agama secara mutlak. Dahulu, para Sahabat menjadikan pendapatnya sebagai rujukan. Baca pos ini lebih lanjut

Kriteria Istri yang Baik

Rasulullah صلي الله عليه وسلم ditanya: “Wanita yang bagaimanakah yang paling baik?” Beliau صلي الله عليه وسلم bersabda:

الَّتِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ إِلَيْهَا وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ وَلاَ تُخَالِفُهُ فِيمَا يَكْرَهُ فيِ نَفْسِهَا وَمَالِهِ

Yang menggembirakan suaminya apabila dia memandangnya, menaatinya ketika diperintah, dan tidak menyelisihi suaminya dalam hal yang tidak disukai oleh suaminya baik yang berkaitan dengan dirinya maupun harta suami.” (HR. Ahmad dan Nasai, Sanadnya hasan)