Doa Nabi Bagi Para Musuhnya

Do’a Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap sebagian musuh-musuhnya yang selalu terkabul, bahwa orang-orang musyrik telah menyakiti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di kota Mekah dan Abu Jahal memerintahkan sebagian kaumnya untuk meletakkan kotoran unta di antara dua pundak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sedangkan beliau dalam keadaan sujud, maka dilakukanlah perbuatan itu oleh Uqbah Ibnu Abu Mu’ith, maka ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selesai dari shalatnya, beliau mengangkat suaranya kemudian mendo’akan atas mereka:

اللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِقُرَيْشِ

“Ya Allah, hendaklah Engkau (adzab) terhadap orang-orang Quraisy.” Tiga kali.

Maka tatkala mereka mendengar do’a Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, hilanglah gelak tawa mereka, mereka takut terhadap do’anya shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian beliau berdo’a lagi:

اللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِأَبِي جَهْلِ بْنِ هِشَامٍ وَعَلَيْكَ عُتْبَةَ بْنِ رَبِيعَةَ وَشَيْبَةَ بْنِ رَبِيعَةَ وَالْوَلِيدِ بْنِ عُقْبَةَ وَأُمَيَّةَ بْنِ خَلَفٍ وَعُقْبَةَ بْنِ أَبِي مُعَيْطٍ

Baca pos ini lebih lanjut

Syarah Doa Ketika Kendaraan Tergelincir

بِسْمِ اللهِ

“Dengan nama Allah.[1]

Shahabat yang meriwayatkan hadits ini adalah Usamah bin Zaid Radhiyallahu Anhu.

Seutuhnya hadits ini adalah ungkapannya Radhiyallahu Anhu,

كُنْتُ رَدِيفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَثَرَتْ دَابَّةٌ فَقُلْتُ تَعِسَ الشَّيْطَانُ فَقَالَ لَا تَقُلْ تَعِسَ الشَّيْطَانُ فَإِنَّكَ إِذَا قُلْتَ ذَلِكَ تَعَاظَمَ حَتَّى يَكُونَ مِثْلَ الْبَيْتِ وَيَقُولُ بِقُوَّتِي وَلَكِنْ قُلْ بِسْمِ اللَّهِ فَإِنَّكَ إِذَا قُلْتَ ذَلِكَ تَصَاغَرَ حَتَّى يَكُونَ مِثْلَ الذُّبَابِ

“Aku sedang dibonceng oleh Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam yang tiba-tiba binatang tunggangannya terpeleset. Aku mengatakan, ‘Binasalah syetan.’ Maka, beliau bersabda, ‘Jangan katakan, ‘Binasalah syetan’, karena jika engkau lakukan itu dia akan menjadi besar sehingga seperti rumah dan dia akan mengatakan, ‘Karena kekuatanku.’ Akan tetapi, katakan: بِسْمِ اللهِ ‘Dengan nama Allah’. Karena jika engkau lakukan demikian, dia akan menjadi kecil sehingga seperti lalat.”

Baca pos ini lebih lanjut