Syarah Bacaan Untuk Menolak Gangguan Setan

APA YANG HARUS DIUCAPKAN UNTUK MENOLAK TIPU DAYA PARA SYETAN YANG JAHAT

 

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ الَّتِيْ لاَ يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلاَ فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ، وَبَرَأَ وَذَرَأَ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيْهَا، وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي اْلأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلاَّ طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَانُ

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, yang tidak akan melampaui (kalimat ini) orang baik dan orang durhaka dan kejahatan apa yang diciptakan dan dijadikan-Nya, dan kejahatan apa yang turun dari langit dan yang naik ke dalamnya, dan kejahatan yang tumbuh di bumi dan yang keluar daripadanya, dan kejahatan fitnah-fitnah malam dan siang, serta dari kejahatan-kejahatan semua pengetuk (yang datang di waktu malam), kecuali dengan tujuan baik, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih.”[1]

Shahabat  yang  meriwayatkan hadits ini adalah Abdurrahman bin Khunais Radhiyallahu Anhu.

Baca pos ini lebih lanjut