Syarah Doa Seorang Musafir di Waktu Sahur

سَمَّعَ سَامِعٌ بِحَمْدِ اللهِ، وَحُسْنِ بَلاَئِهِ عَلَيْنَا. رَبَّنَا صَاحِبْنَا، وَأَفْضِلْ عَلَيْنَا عَائِذًا بِاللهِ مِنَ النَّارِ

“Semoga ada yang memperdengarkan puji kami kepada Allah dan cobaan-Nya Yang baik bagi kami. Wahai Tuhan kami, temanilah kami (peliharalah kami) dan berilah karunia kepada kami dengan berlindung kepada Allah dan api neraka”.[1]

Ungkapan سَمَّعَ سَامِعٌ menurut An-Nawawi Rahimahullah diriwayatkan dengan dua bentuk: Pertama, huruf mim berharakat fathah dan bertasydid. Kedua, huruf mim berharakat kasrah tanpa tasydid.

Arti سَمِعَ سَامِعٌ adalah seorang saksi yang memberikan kesaksian atas pujian kami kepada Allah Ta’ala atas berbagai nikmat-Nya dan cobaan-Nya yang baik.

Baca pos ini lebih lanjut