Yang Dilakukan Apabila Ada Sesuatu yang Menggembirakan

كَانَ النَّبِيُّ إِذَا أَتَاهُ أَمْرٌ يَسُرُّهُ أَوْ يُسَرُّ بِهِ خَرَّ سَاجِدًا شُكْرًا لِلَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى

Nabi Shallallahu’alaihi wasallam apabila ada sesuatu yang menggembirakan atau menyenangkannya, beliau bersujud, karena syukur kepada Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi.[1]

Disalin dari terjemah Hisnul Muslim, hal. 195-196.


[1]     HR. Ashhabus Sunan, kecuali An-Nasai, lihat Shahih Ibnu Majah 1/233 dan Irwa’ul Ghalil 2/226

Doa Agar Dijadikan Hamba yang Bersyukur

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحاً تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ

“Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri ni’mat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai. dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh” (QS. An-Naml[27]: 19)

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحاً تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

“Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri ni’mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai. berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri” (QS. al-Ahqaaf[46]: 15)

Sujud Syukur

Disunnahkan bagi yang memperoleh nikmat, terhindar dari bencana, atau me­nerima kabar gembira, agar bersujud. Hal dilakukan sebagai wujud peneladanan kita terhadap Nabi صلي الله عليه وسلم.
Dari Dari Abu Bakrah رضي الله عنه, ia berkata:

أَنَّ النَّبِيَّ صلي الله عليه وسلم كَانَ إِذَا أَتَاهُ أَمْرٌ يَسُرُّهُ أَوْ بُشِّرَ بِهِ خَرَّ سَاجِدًا شُكْرًا لِلَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى

“Jika Nabi صلي الله عليه وسلم mendapat sesuatu yang menggembirakan atau merasa bahagia, beliau menyungkur sujud sebagai rasa syukur kepada Allah Tabaaraka wa Ta’aalaa.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah dan ini lafadznya, lihat Shahih Ibnu Majah no.1143)


Sumber dan bacaan lebih lanjut:
eBook Sujud Syukur dan Sujud Tilawah

Doa Untuk Orang yang Berbuat Baik Kepada Kita

جَزَاكَ اللهُ خَيْرًا

“Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan…”[1]


[1] HR. At-Tirmidzi 2035, lihat Shahihul Jami’ 6244, Shahih At-Tirmidzi 2/200

Sumber:
Hisnul Muslim oleh Syaikh Dr. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani
Kumpulan Do’a dari al-Qur’an dan as-Sunnah yang Shahih, Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas