Syarah Doa Ketika Melihat Orang Lain Tertimpa Bala

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ عَافَانِيْ مِمَّا ابْتَلاَكَ بِهِ وَفَضَّلَنِيْ عَلَى كَثِيْرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيْلاً

“Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan aku dari sesuatu yang Allah memberi cobaan kepadamu. Dan Allah telah memberi keutamaan kepadaku, melebihi orang banyak yang telah Dia ciptakan.”[1]

Shahabat yang meriwayatkan hadits ini adalah Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu.

Di dalamnya disebutkan sabda beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam,

مَنْ رَأَى مُبْتَلًى فَقَالَ… لَمْ يُصِبْهُ ذَلِكَ الْبَلَاءُ

“Barangsiapa melihat orang tertimpa bala, lalu mengucapkan … maka dia tidak akan tertimpa bala itu.”

Baca pos ini lebih lanjut

Doa Diselamatkan dari Bencana dan Kehinaan

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ جَهْدِ الْبَلَاءِ، وَدَرَكِ الشَّقَاءِ، وَسُوءِ الْقَضَاءِ، وَشَـمـَاتَةِ الْأَعْدَاءِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari susahnya bala’, hinanya kesengsaraan, keburukan qadha’, dan kegembiraan para musuh.”

HR. Al-Bukhari no. 6347, 6616 dan Muslim no. 2707 dengan lafazh:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَعَوَّذُ مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ وَدَرَكِ الشَّقَاءِ وَسُوءِ الْقَضَاءِ وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ

“Rasulullah صلى الله عليه وسلم berlindung dari kepayahan bala’, hinanya kesengsaraan, keburukan qadha’, dan kegembiraan para musuh.”

Disalin dari: Kumpulan Do’a dari al-Qur’an dan as-Sunnah yang Shahih, oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas خفظه الله

Berlindung dari Berbagai Kesusahan

BERLINDUNG DARI BERBAGAI KESUSAHAN, KESENGSARAAN, DAN HILANGNYA NIKMAT

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ، وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ، وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ، وَجَمِيعِ سَخَطِكَ

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya nikmat-Mu, berubahnya ‘afiat (kesejahteraan) dari-Mu, hukuman-Mu yang datang dengan tiba-tiba, dan seluruh kemarahan-Mu.”

HR. Muslim no. 2739 (96) dan Abu Dawud no.1545

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْفَقْرِ وَالْقِلَّةِ وَالذِّلَّةِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kefakiran, kekurangan, kehinaan, dan aku berlindung kepada-Mu dari menzhalimi atau dizhalimi.”

HR. An-Nasa-i VIII/261 dan Abu Dawud no. 1544 dan lihat Shahiih an-Nasa-i III/1111 no.5046

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُوعِ فَإِنَّهُ بِئْسَ الضَّجِيعُ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْخِيَانَةِ فَإِنَّهَا بِئْسَتِ الْبِطَانَةُ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelaparan, karena se-sungguhnya ia adalah seburuk-buruk teman berbaring dan aku berlindung kepada-Mu dari khianat, karena ia merupakan seburuk-buruk kawan.”

HR. Abu Dawud no. 1547, an-Nasa-i VIII/263, serta Ibnu Majah no. 3354. Lihat Shahiih an-Nasa-i (III/ 1112) no. 5051
Disalin dari: Kumpulan Do’a dari al-Qur’an dan as-Sunnah yang Shahih, oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas خفظه الله

Doa Agar Terhindar Dari Segala Kejahatan

اَللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَاوَاتِ (السَّبْعَ)، وَرَبَّ الْأَرْضِ، وَرَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، رَبَّنَا وَرَبَّ كُلِّ شَيْءٍ، فَالِقَ الْحَبِّ وَالنَّوَى، وَمُنْزِلَ التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ وَالْفُرْقَانِ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ شَيْءٍ، أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهِ، اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَوَّلُ فَلَيْسَ قَبْلَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الْآخِرُ فَلَيْسَ بَعْدَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الظَّاهِرُ فَلَيْسَ فَوْقَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الْبَاطِنُ فَلَيْسَ دُونَكَ شَيْءٌ، اِقْضِ عَنَّا الدَّيْنَ، وَأَغْنِنَا مِنْ الْفَقْرِ

“Ya Allah, Rabb langit (yang tujuh), Rabb bumi, Rabb ‘Arsy yang agung, Rabb kami, dan Rabb segala sesuatu, Pembelah biji dan benih, Yang menurunkan Taurat, Injil, dan al-Furqan (al-Qur’an), aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan segala sesuatu, yang Engkau pegang ubun-ubunnya. Ya Allah, Engkaulah yang paling pertama, tidak ada sesuatu pun sebelum-Mu, Engkau adalah yang paling akhir, tidak ada sesuatu pun setelah-Mu. Engkau-lah yang dzahir, tidak ada sesuatu pun yang mengungguli-Mu, dan Engkaulah yang batin, tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dari-Mu, lunasilah hutang kami dan cukupkanlah kami dari kefakiran (kemiskinan.)”

HR. Muslim no. 2713 dari Abu Hurairah رضي الله عنه. Doa ini dibaca juga ketika hendak tidur.
Disalin dari: Kumpulan Do’a dari al-Qur’an dan as-Sunnah yang Shahih, oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas خفظه الله