eBook Doa dan Dzikir Ketika Bersuci

Nama eBook: Doa dan Dzikir Seputar Thaharah

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد

Kami memuji Allah dan bersyukur kepada-Nya, kerena dengan nikmat yang dikaruniakan-Nya, kami dapat meng-compile eBook Doa dan Dzikir Seputar Thaharah yang kami himpun dari tulisan para ulama dan ustadz, yang isi eBook ini adalah:

A.  Do’a Masuk dan Keluar WC :

  1. Doa Masuk WC
  2. Doa Keluar WC
  3. Syarah Doa Masuk WC
  4. Syarah Doa Keluar WC
  5. Berlindung dari setan saat masuk kamar kecil
  6. Bacaan Keluar WC

B.  Doa dan Dzikir Wudhu :

  1. Bacaan Sebelum Wudhu
  2. Bacaan Setelah Wudhu
  3. Syarah Dzikir Sebelum Wudhu
  4. Syarah Dzikir Setelah Wudhu (1 s/d 3)
  5. Dzikir Pembuka 8 Pintu Surga

Download:
Download CHM atau Download ZIP atauDownload PDF atau Download Word

Iklan

Syarah: Doa Keluar WC

Yakni do’a setelah keluar dari toilet.

غُفْرَانَكَ

“Aku   minta   ampun   kepada-Mu.”[1]

Shahabat yang meriwayatkan hadits ini adalah Aisyah bintu Abu Bakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu Anha wa Anhu.

Ungkapan غُفْرَانَكَ dengan kata lain ‘aku minta ampun kepada-Mu’.

Dikatakan, berkenaan dengan membaca do’a ini setelah beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam keluar adalah karena kekuatan manusiawi sangat terbatas untuk memenuhi keharusan bersyukur atas apa-apa yang dianugerahkan Allah Ta’ala dengan memudahkan memakan makanan dan minuman serta menyusun makanan dengan pola yang sangat sesuai demi kemaslahatan badan hingga sampai waktunya untuk keluar. Maka, orang harus kembali kepada istighfar dan pengakuan akan keterbatasan untuk sampai kepada pemenuhan hak makanan itu. Wallahu A’lam.[]

Disalin dari Syarah Do’a & Dzikir Hishnul Muslim oleh Madji bin Abdul Wahhab Ahmad dengan Korektor Syaikh Dr. Sa’id bin Ali Wahf al-Qathtani, hal. 120-121 Terbitan Darul Falah, Jakarta.


[1]    Ditakhrij Ashhabussunan; At-Tirmidzi, no. 7; Abu Dawud, no. 30; Ibnu Majah, no. 300, kecuali An-Nasa’i yang mentakhrijnya dalam ‘Amal Al-Yaum wa Al-Lailah, no. 79. Lihat pula takhrij Zaad Al-Ma’ad (2/386).

Dzikir Keluar WC

Di antara bacaan keluar dari WC adalah alhamdulillahilladzi adzhaba ‘annil adza wa ‘aafaani. Doa ini terdapat dalam hadits Nabi namun hadits tersebut kualitasnya dhaif alias lemah.

حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ إِسْحَاقَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ الْمُحَارِبِىُّ عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ مُسْلِمٍ عَنِ الْحَسَنِ وَقَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا خَرَجَ مِنَ الْخَلاَءِ قَالَ  الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى أَذْهَبَ عَنِّى الأَذَى وَعَافَانِى

Dari Anas bin Malik, “Biasanya jika Nabi keluar dari tempat buang air beliau mengucapkan “alhamdulillahilladzi adzhaba ‘annil adza wa ‘aafaani” yang artinya “segala puji milik Allah zat yang telah menghilangkan kotoran dari badanku dan menyehatkanku” (HR Ibnu Majah no 301. Dalam Zawaid, al Bushiri mengatakan, “Dia –yaitu Ismail bin Muslim- itu disepakati oleh para pakar hadits sebagai perawi yang lemah. Hadits dengan redaksi ini adalah hadits yang tidak sahih”. Hadits ini juga dinilai lemah oleh al Albani).

Meski demikian, mengamalkan bacaan di atas tidaklah terlarang karena seorang sahabat Nabi yaitu Abu Dzarr biasa membaca bacaan di atas ketika keluar dari WC.

حدثنا عبدة بن سليمان ووكيع عن سفيان عن منصور عن أبي علي أن أبا ذر كان يقول إذا خرج من الخلاء الحمد لله الذي أذهب عنى الأذى وعافاني

Dari Abu ‘Ali, “Sesungguhnya Abu Dzarr jika keluar dari tempat buang hajat biasa mengucapkan kalimat “alhamdulillahilladzi adzhaba ‘annil adza wa ‘aafaani” (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam al Mushannaf no 10).

قال فضيلة الشيخ علي الحلبي: لكن ورد نحوه عن أبي ذر موقوفا بسند صحيح

Riwayat di atas dikomentari oleh Syaikh Ali al Halabi, “Akan tetapi terdapat riwayat yang semisal dengan hadits marfu’ di atas dari Abu Dzar secara mauquf dengan sanad yang sahih” (Rekaman kajian kitab Manhaj as Salikin karya Syaikh Abdurrahman as Sa’di oleh Syaikh Ali al Halabi).

Dengan demikian, tidak boleh memberikan vonis bid’ah untuk ucapan “alhamdulillahilladzi adzhaba ‘annil adza wa ‘aafaani” ketika keluar dari WC, toilet atau semisalnya. Siapa saja yang mengamalkan bacaan di atas tidak boleh diingkari atau disalahkan karena orang tersebut telah meneladani seorang sahabat Nabi.

Artikel www.ustadzaris.com dimuat ulang di Blog Doa dan Dzikir

Baca pula:
Doa keluar WC
Doa Masuk WC
Berlindung dari Syaitan ketika Masuk Kamar Kecil

Doa Masuk Kamar Kecil

BERLINDUNG DARI SETAN SAAT MASUK KAMAR KECIL
Oleh: Ust. Mukhlis Abu Dzar خفظه الله

Dari Sahabat Anas bin Malik رضي الله عنه berkata: Rosululloh صلى الله عليه وسلم apabila masuk ke kamar kecil beliau mengucapkan:

بِسْمِ اللهِ اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْـخُبُثِ وَالْـخَبَائِثِ

“Dengan nama Alloh. Ya Alloh, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari godaan setan laki-laki dan perempuan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

PENJELASAN KATA-KATA

1. Berkata Imam Nawawi: “Kata (الْـخُبُثِ) bisa dibaca dengan men-sukun huruf ba’ yaitu (الْـخَبَائِثِ).”

2. Berkata Ibnu Hajar al-Asqolani: “Kata (الْـخُبُثِ) adalah bentuk jama’ dari (الْـخَبِيْثُ) artinya setan laki-laki.

Sedangkan kata (الْـخَبَائِثِ) adalah bentuk jama’ dari (خَبِيْثَةٌ) artinya setan perempuan.” (Fathul Bari 1/320)

FAEDAH DO’A: Baca pos ini lebih lanjut

Doa Keluar WC

غُفْرَانَكَ

“Aku memohon ampunan kepada-Mu”.

HR. Seluruh penyusun kitab Sunan, kecuali An-Nasai yang meriwayatkan dalam ‘Amalul Yaumi wal Lailah, lihat Takhrij Zaadul Ma’aad 2/387
Sumber: Hisnul Muslim oleh Syaikh Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani

Doa Masuk WC

بِسْمِ اللهِ اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

“Dengan nama Allah. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari godaan setan laki-laki dan perempuan”.

HR. Al-Bukhari 1/45 dan Muslim 1/283. Sedang tambahan bismillaah pada permulaan hadits, menurut riwayat Said bin Manshur. Lihat Fathul Baari 1/244
Sumber: Hisnul Muslim oleh Syaikh Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani